Benzema di Arab Saudi Tetap Bertahan atau Kejutan Piala Dunia 2026
Direktur Olahraga Al-Ittihad, Ramon Planes, menyatakan keyakinannya bahwa Karim Benzema akan memperpanjang kontraknya yang akan habis Juni 2026. Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi panas soal masa depan striker legendaris Prancis tersebut.
Planes menegaskan bahwa Benzema merasa nyaman dengan proyek jangka panjang yang dibangun klub. “Dia ingin tetap di Arab Saudi dan bersama Al-Ittihad. Klub memiliki proyek nyata dengan pemain-pemain hebat,” ujar Planes kepada surat kabar Spanyol, ABC.
Selain itu, keyakinan Planes ini bertentangan dengan laporan sebelumnya yang menyebut Benzema akan meninggalkan klub begitu kontraknya habis. Meski media Prancis Foot Mercato menyatakan Benzema belum menandatangani kontrak baru, beberapa sumber lain mengungkapkan bahwa perpanjangan kontrak hampir rampung.
Benzema Fokus pada Lapangan, Bukan Rumor
Sementara itu, Benzema memilih tetap profesional dan menekankan fokusnya pada performa di lapangan. Ia menghindari membahas rumor kontrak agar bisa memberikan yang terbaik untuk tim.
“Saat ini kontrak saya tersisa enam bulan. Jadi saya sepenuhnya fokus pada sepak bola,” kata Benzema.
“Apakah saya memperpanjang kontrak atau tidak, yang terpenting sekarang adalah memberi yang terbaik untuk tim.”
Dengan sikap ini, Benzema menunjukkan profesionalisme sekaligus menepis spekulasi yang beredar.
Masih Tajam di Usia 38 Tahun
Benzema membuktikan kemampuan tetap tajam. Baru-baru ini, ia mencetak hat-trick dalam 22 menit saat Al-Ittihad mengalahkan Al-Kholood 4-0. Hingga saat ini, striker berusia 38 tahun itu sudah mengoleksi 15 gol dari 17 pertandingan, sehingga usia tidak mengurangi produktivitasnya.
Selain itu, performa impresifnya memunculkan spekulasi baru: kemungkinan comeback ke Timnas Prancis menjelang Piala Dunia 2026.
Benzema Siap Kembali ke Timnas
Meskipun sempat absen dari Les Bleus, Benzema menegaskan ia tidak menutup pintu bagi tim nasional. “Saya seorang pemain sepak bola. Jika dipanggil, saya datang dan bermain,” ujarnya.
“Yang terpenting bagi saya adalah sepak bola, kemenangan, dan trofi. Jika kesempatan datang, saya siap menerima.”
Dengan pernyataan ini, Benzema menepis rumor yang menyebut ia menolak kembali ke Timnas sekaligus menegaskan bahwa ia menjaga ambisi pribadi tanpa mengganggu komitmennya di klub.
Benzema Memberi Segalanya untuk Al-Ittihad
Terakhir, Benzema tetap menunjukkan komitmen penuh kepada Al-Ittihad. Klub juara Liga Pro Saudi kini sembilan poin di belakang pemuncak klasemen, tetapi timnya tetap berada di posisi aman untuk lolos ke fase grup Liga Champions Asia.
Dengan kata lain, Benzema tidak hanya ingin bertahan; ia juga ingin menorehkan sejarah baru bersama Al-Ittihad sebelum kemungkinan kembali ke panggung dunia. Performanya dan kata-kata Planes menegaskan bahwa striker legendaris ini masih menjadi tulang punggung tim.
